|
Hikayat Omar Khayyam
Tan Ah Beng N21: Choa Chu Kang Pty. Ltd. |
|
|
WHAT's NEW |
HOME |
vv BOTTOM vv |
NEXT>>>
|
|
Hikayat ini bercerita perihal sebuah negara yang super
kacau akibat konflik antar elit politik.
Namun demikian, kekacauan tersebut tidak boleh
dijadikan alasan untuk tidak berkarya
secara produktif.
Alkisah di Nishapur -- Persia -- dahulu kala, ada 3 sekawan lulus test calon pegawai negeri sipil dengan prestasi gemilang. Saking terkesannya baginda raja, mereka langsung diangkat menjadi pegawai dengan pangkat golongan IVc, serta mendapat kesempatan untuk memilih sendiri jabatan yang diinginkan! Dengan serta-merta, dua sekawan diantaranya memilih jabatan "basah" dan prestisius. Pemuda pertama, Nizamul Mulk, memilih menjadi wasir. Pemuda kedua, Hassan Sabah, memilih menjadi menteri. Namun pemuda ketiga -- Ghiyath al-Din Abu'l-Fath Umar ibn Ibrahim Al-Nisaburi al-Khayyami alias Omar Khayyam -- memilih jabatan "kering" yaitu menjadi "penyair" dan "peneliti" saja. Karier ketiga pemuda tersebut menanjak dengan gemilang. Namun, karena satu dan lain hal, kedua pejabat elit tersebut terlibat dalam perseteruan yang sangat hebat. Negara menjadi kacau, banyak demo, kerusuhan, serta krismon. Mata uang dinar pun melemah hingga menembus angka psikologis 10000. Kisah akhir dari kedua pejabat gemilang tersebut kurang tercatat dalam sejarah. Yang dikenang hingga kini tinggal Omar Khayyam: walau pun hidup pada zaman penuh kerusuhan, mampu menciptakan puisi serta beberapa temuan ilmu alam.
Akibat ngawurisasi dan kolusi, menurut petatah-petitih tetua:
Demikian kira-kira -- yang mana dari pada -- hikmah yang bisa dipetik dari negara seberang lautan:
Lihat juga
|
| <<<PREV | ^^TOP^^ |
| Copyright © 1996-2004 Tan Ah Beng -- N21: Choa Chu Kang Pty. Ltd. . Provided AS-IS with no LIABILITY. Permission is granted to copy, distribute, and/or modify this webpage provided this notice is preserved. MIRRORS of this site: IndoGlobal -- PadiNET.com. File revision: 9.0 2003/09/05 -- E-CONTACT. Special thanks for this webspace provider. |
|