|
Ah Beng Tukang Guci
Tan Ah Beng N21: Choa Chu Kang Pty. Ltd. |
|
|
WHAT's NEW |
HOME |
vv BOTTOM vv |
NEXT>>>
|
|
Syahdan hikayat, sang baginda raja memiliki guci warisan yang luar
biasa indahnya. Lukisan pada guci sedemikan halusnya, sehingga jika
gambar daun diamati dengan kaca pembesar, akan terlihat secara
rinci seinduk kutu sedang memberi makan anak-anak kutunya!
Timbullah mitos dikalangan pembuat guci, bahwa guci
tersebut tidak mungkin akan dapat ditandingi selama-lamanya.
Malang tak dapat dihindari, suatu hari gempa bumi besar menghancurkan guci berkeping-keping. Baginda Raja sedih dan marah luar biasa. Dikumpulkannya semua pakar terkemuka dari negeri, termasuk ketua Ikatan Cendikiawan Cina (ICC): Prof. Wo Aini (Catatan: pada saat cerita ini dibikin, Prof. Wo Aini belum jadi raja). Titah baginda cuma satu: Guci agar dibuat utuh seperti sedia kala, atau semua akan dihukum mati. Maka paniklah para pakarwan seluruh daratan Cina dan kepulauan. Untung ada Ah Beng tukang Guci, yang menyatakan kesediaan untuk mengembalikan keadaan guci tersebut seperti sedia kala dalam jangka waktu satu tahun. Selain mengumpulkan semua kepingan guci yang ada, Ah Beng, juga mengumpulkan semua literatur Guci yang dapat ditemukan dalam perpustakaan kerajaan. Setahun kemudian Ah Beng tersebut datang menghadap Raja dengan membawa Guci seperti sedia kala. Sebetulnya, Ah Beng tidak merekonstruksi guci dari kepingan yang ada, namun membuat yang baru. Logikanya cukup sederhana: kalau guci tersebut pernah dibuat, tentunya guci tersebut dapat dibuat ulang.
Singkatnya,
|
| <<<PREV | ^^TOP^^ |
| Copyright © 1997-2004 Tan Ah Beng -- N21: Choa Chu Kang Pty. Ltd. . Provided AS-IS with no LIABILITY. Permission is granted to copy, distribute, and/or modify this webpage provided this notice is preserved. MIRRORS of this site: IndoGlobal -- PadiNET.com. File revision: 9.0 2003/09/05 -- E-CONTACT. Special thanks for this webspace provider. |
|